Jakarta

Mulai 1 Februari, Polisi Terapkan e-Tilang

publicanews - berita politik & hukumKawasan tilang elektonik. (Foto: gridoto.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mulai 1 Februari kamera Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) siap merekam sepeda motor yang melanggar lalu lintas. Direktur Lantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, sistem e-TLE akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan yang terpasang rambu-rambu.

"Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melaksanakan penindakan e-TLE terhadap pengemudi sepeda motor," kata Yusuf kepada wartawan, Senin (27/1).

Saat ini e-TLE sebenarnya sudah merekam segala pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara motor. Namun masih tahap sosialisasi.

Penindakan tegasnya, kata Yusuf, akan diterapkan per 1 Februari. Bagi pelanggar akan mendapatkan surat berisi bukti pelanggaran yang sifatnya peringatan.

"Kita kirim pemberitahuan ke alamat pelanggar. Kita belum tindak secara tilang, masih pemberitahuan," ujarnya.

Yusuf menjelaskan bentuk pelanggaran roda dua maupun roda empat sama. Sistem e-TLE akan mencabut masa aktif STNK.

"Mulai dari ter-capture, konfirmasi, kemudian dia harus merespon. Kalau tidak ada respon, ya kita lakukan blokir terhadap STNK," ia menjelaskan.

Pelanggar tidak bisa melakukan pembayaran pajak, pindah alamat dan sebagainya, jika STNK kendaraan terblokir. Pelanggar harus membayar denda tilang dulu. Sistem tilang elektonik ini akan menekan angka pelanggaran lalu lintas.

"Supaya masyarakat tertib, kenapa terjadi kemacetan, kecelakaan itu melalui pelanggaran. Bagaimana supaya tidak melanggar? Tertib. Bagaimana supaya tertib? Ada kamera," Yusuf menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top