Terpidana Penipuan Donny Andy Saragih Batal Jadi Dirut TransJakarta

publicanews - berita politik & hukumDirut PT Transjakarta Donny Andy S Saragih (kiri) dan mantan Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono (kanan). (Foto: Dok TransJakarta)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Pengawas BUMD akhirnya membatalkan penunjukkan Donny Andy S Saragih sebagai Direktur Utama (Dirut) TransJakarta. Pembatalan itu menggugurkan pengangkatan Donny oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (24/1) lalu.

"Donny Saragih terbukti telah menyatakan hal yang tidak benar untuk kepentingannya dalam mengikuti proses seleksi sebagai direksi BUMD," kata Kepala BP BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Faisal Syafruddin dalam keterangan resmi, Senin (27/1).

Keputusan pembatalan, kata Faisal, diambil melalui mekanisme keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Transjakarta. Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurut Faisal, pernyataan Donny bahwa ia tidak pernah dihukum ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

BP BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kemudian menunjuk Yoga Adiwinarto sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Transjakarta.

Kasus yang menjerat Donny tercatat tercatat dalam perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst. Ia bersama Orman Tambunan alias Andi melakukan aksi penipuan pada 6 Oktober 2017 terhadap Dirut PT Lorena Transport Gusti Terkelin.

Donny berpura-pura sebagai pihak dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengancam akan membeberkan kesalahan dan rahasia PT Lorena. Andi yang berstatus karyawan Lorena kemudian membujuk Gusti agar menyiapkan uang 250 ribu dolar AS agar rahasia Lorena tidak terbongkar.

Uang dikirimkan pada 6 Oktober 2017 sebesar 100 ribu dolar AS, 13 Oktober senilai 60 ribu dolar AS, dan 20 Oktober sebesar 10 ribu dolar AS. Kepada Gusti, Donny dan Andi mengatakan telah menyerahkan uang tersebut kepada OJK.

Donny sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport Tbk dan komisaris PT Alfa Omega Transport sejak 2014. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top