Roy Suryo Ungkap Sosok 'Ranga Sunda Empire' Sebagai Penipu

publicanews - berita politik & hukumUnggahan Roy Suryo di akun twitter @KRMTRoySuryo2, Minggu (26/1). (Foto: Twitter/@KRMTRoySuryo2)
PUBLICANEWS, Jakarta - Roy Suryo melaporkan Sunda Empire ke Mapolda Metro Jaya dengan dugaan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.
Sebagai terlapor yaitu Raden Rangga alias HRH Rangga, salah satu petinggi kelompok yang mengklaim sebagai Kekaisaran Sunda atau Sunda Empire.

Kini, lewat akun Twitter-nya, Roy yang memiliki trah darah biru Paku Alam itu mengungkap sosok Rangga. Rangga populer lewat video soal Sunda Empire, ia juga pernah tampil di program ILC tvOne.

Menurut politikus Partai Demokrat itu Rangga Sasana sebenarnya bernama asli Edi Raharjo. Ia tercatat sebagai warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah.

"Selain memalsukan Konten Wikipedia dengan kabar bohong soal PBB, Sdr Edi Raharjo, Penduduk RT 07 RW 05 Ds Grinting, Kec Bulakamba, Brebes (Putra Alm. Murwat & Siyem / Siyong) ini ternyata lulusan SPM Baros," cuit Roy Suryo, seperti tampak dalam akun Twitternya @KRMTRoySuryo2, Minggu (26/1).

Edi yang sempat mengatakan Roy buta sejarah ihwal berdirinya PBB dan NATO itu, menurut Roy, juga pernah dilaporkan warga karena sering melakukan penipuan dengan modus kerja sama jual-beli tanah dengan mengaku-ngaku keturunan sultan.

Ahli telematika itu mengunggah foto rumah milik orang tua Rangga Sasana di Brebes. Sekilas, rumah petinggi Sunda Empire yang mengklaim memiliki harta di Swiss itu terbilang sangat sederhana.

"Namun Ybs mengaku-ngaku sebagai Letnan Jendral (NATO) Rd Rangga Sasana,"
kata Roy.

Rangga Sasana dilapotkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Jumat (24/1). Laporan Roy tercatat dengan nomor LP/530/I/YAN.2.5./2020/SPKT/PMJ tanggal 24 Januari 2020. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top