Roy Suryo Polisikan Sunda Empire

publicanews - berita politik & hukumRangga Sasana dalam acara ILC TVOne, Selasa (21/1). (Foto: Youtube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Roy Suryo akan melaporkan Rangga Sasana, salah satu petinggi Sunda Empire. Pelaporan berdasarkan rekam jejak digital dan klaim 'Kekaisaran Sunda' yang dinilai meresahkan masyarakat.

Semula Roy dijadwalkan membuat laporan pukul 15.30 WIB, tetapi kemudian diajukan. "Jamnya dimajukan jadi 13.00 WIB,” kata Roy saat dikonfirmasi, Jumat (24/1).

Anggota DPR ini akan melaporkan Rangga Sasana, yang mengaku sebagai Sekretaris De Heeren Zeventien alias Letnan Jenderal NATO. Roy telah menelusuri rekam jejak Rangga berdasar tracking di sejumlah pemeberitaan dan media sosial.

"Intinya, begitu ada temuan ini, pihak kepolisian langsung tertarik dan ingin mengajak saya membahas seputar laporan polisi yang ingin saya buat," ujar pakar telematika ini.

Setelah deklarasi keberadaan Sunda Empire, Roy menambahkan, banyak sekali pernyataan petingginya beredar di media sosial. Namun, tidak ada yang mempersoalkan padahal klaimnya jelas palsu. Ia mencontohkan Paku Alam yang disebut pecahan dari kerajaan Solo.

"Padahal hal itu salah, mengingat Pakualaman merupakan kerajaan Yogyakarta," kata Roy yang berdarah keluarga Paku Alam itu.

Ia menilai Sunda Empire hendak merekayasa sejarah. Bila dibiarkan akan menyesatkan dan berbahaya bagi generasi muda. "Yang dia lakukan itu menyesatkan, merusak nilai sejarah, merusak generasi muda yang tidak tahu," ia menegaskan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top