Kriminalitas Nias

Penipuan Arisan Daring, Pemiliknya Ibu Rumah Tangga

publicanews - berita politik & hukumNIT (29), pemilik arisan online saat diamankan di Mapolres Nias, Sumatera Utara. (Foto: Polres Nias)
PUBLICANEWS, Nias - Lagi, investasi bodong terjadi. Kali ini dengan modus arisan online, di Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara.

Polisi menangkap ibu rumah tangga NIT (29) di rumahnya yang sekaligus dijadikan kantor di Jalan Kelapa, Kelurahan Ilir, Kamis (23/1).

"Kami menerima laporan dari korban atas nama Petrus bulan Oktober lalu. Lalu kita tindaklanjut," kata Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan kepada wartawan kemarin.

Selain NIT, polisi juga memeriksa istri Petrus inisial RUH (32) dan saksi NY (45). NIT membentuk arisan daring di Facebook bernama 'Arisan Tolong Menolong' pada Januari 2019. Ia sebagai pemilik sekaligus admin.

"Untuk mengelabui para korbannya, tersangka membentuk grup komunikasi. Member-nya tidak ada yang curiga," ujar Deni.

Arisan tersebut memiliki beberapa sistem permainan, yakni sistem duet, tri, dan reguler. NIT juga membagi pengikutnya sebagai peminjam dan investor. 

NIT juga akan membuka kloter baru dengan kode NSL dan angka untuk sistem duet. Ia juga membuatkan nominal arisan pendapatan, jatuh tempo, sampai biaya admin. 

"Oleh tersangka diposting dalam grup Facebook. Dia juga menerapkan tata cara permainannya. Karena ada dugaan penipuan, kami tindak," Deni menegaskan.

NIT menjanjikan keuntungan dan keamanan berinvestasi. "Tersangka berusaha meyakinkan korban bahwa arisan yang dia jalankan tidak akan bermasalah dan mengajak korban untuk berinvestasi di dalamnya," Deni menambahkan.

Petrus tertarik ikut arisan duet karena tergiur pendapatan yang dijanjikan NIT. "Tersangka mengirimkan pesan pribadi untuk ikut dalam arisan duet dengan iming-iming Rp. 11 juta," ujar Deni. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top