Abaikan Teguran, Ditjen Dukcapil Cabut SIAK Pemkot Makassar

publicanews - berita politik & hukumDisdukcapil Pemkot Makassar terpaksa melayani kependudukan secara offline. (Foto: infosulsel.com)
PUBLICANEWS, Makassar - Ditjen Dukcapil Kemendagri memutuskan jaringan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemutusan ini sebagai sanksi karena Pemkot Makassar mengabaikan surat teguran soal perbaikan pelayanan publik. Pemutusan jaringan dimulai sejak 8 Januari 2020 hingga beberapa hari ke depan.

Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar Andi Ihwan Patiroy mengatakan, pemutusan ini mengakibatkan penumpukan pembuatan data kependudukan di Kota Makassar.

"Layanan SIAK jadi offline. Investigasi kami menemukan adanya pelanggaran Disdukcapil Kota Makassar tidak mematuhi pusat," ujar Andi kepada wartawan, Kamis (23/1).

Ombudsman telah melaporkan persoalan tersebut dan hasil investigasi kepada Penjabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb.

"Akan ditindaklanjuti dengan surat rekomendasi ke PJ Wali Kota Makassar untuk mengambil tindakan jika ada oknum pegawai yang dianggap lalai melaksanakan tanggung jawab yang diberikan," ujarnya.

Ditjen Dukcapil Kemendagri sebenarnya sudah menyurati Disdukcapil Makassar sejak Oktober 2018. Namun surat tidak direspon dan tidak dilaporkan ke Walikota. "Artinya ini kan ada persoalan komunikasi yang tidak jalan," Andi menambahkan.

Ombudsman Makassar akan menelusuri mulai dari staf yang menerima surat tersebut. Ia menduga surat dari pusat tertahan.

"Apakah itu di bagian umum yang menerima surat, di pimpinan Dukcapilnya kah, atau di BKPSDM-nya. Itu nanti pasti akan kelihatan," ujarnya.

Sementara, Penjabat Walikota Iqbal Suaheb mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah ada laporan dari Ombudsman Makassar. Ia mengatakan pemutusan SIAK seharusnya tidak perlu terjadi karena sangat merugikan bagi warga.

"Seandainya setiap informasi yang bersifat penting selalu disampaikan dengan cepat kepada kami," Iqbal menegaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top