Tanggapi Sunda Empire, Gubernur Jabar: Banyak Orang Stres

publicanews - berita politik & hukumAnggota kelompok 'Sunda Empire' (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Bandung - Munculnya 'Sunda Empire' yang berpusat di Bandung, membuat Guburnur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara. Ia mengatakan klaim 'Kekaisaran Sunda' itu tengah diusut aparat kepolisian.

Gubernur yang disapa Kang Emil itu prihatian munculnya kelompok semacam itu, yang sebelumnya juga terungkap di Purworejo, Jawa Tengah, dengan nama 'Keraton Agung Sejagat'.

"Ini banyak orang stres di republik ini," kata Emil, di kantor BPK Jabar, Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, Jumat (17/1).

Menurut Emil, banyak orang termakan ilusi-ilusi dan romantisme sejarah. Anehnya, ia menambahkan, banyak orang yang percaya. Menurutnya, polisi sudah turun tangan agar tidak menimbulkan keresahan dan tindak pidana.

"Pak Kapolda tadi malam sudah melaporkan sedang melakukan penelitian," ujarnya. Ia mengimbau masyarakat mengedepankan akal sehat dan tidak mudah tertarik dengan kelompok yang tidak jelas asal-usulnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Imam Irianto mengatakan 'Kekaisaran Sunda' itu berpotensi penipuan.

"Motifnya hampir sama dengan Agung Sejagat, paham yang disebarkan itu biasanya ada harta Bung Karno atau harta kerajaan Sunda kuno yang tersimpan di negara atau bank tertentu," katanya, Jumat siang.

Ia menyebutkan korban yang menjadi sasaran kelompok ini adalah masyarakat bawah. "Motifnya ekonomi, mereka mendekati warga menengah ke bawah, diberi PHP (pemberian harapan palsu) akan mendapat harta besar," ujarnya.

Konten berisi 'Sunda Empire' mendadak menjadi perbincangan. Apalagi, kelompok ini mengkliam banudng sebagai Mercusuar Dunia. Mereka merujuk pada 15 Agustus 2020 sebagai tanggal dimana dunia akan dikendalikan dari Bandung. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top