Laporan FPI Soal Nabi Muhammad 'Merembes' Ditolak Bareskrim

publicanews - berita politik & hukumUstad Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq meminta maaf soal pernyataan Nabu Muhammad merembes. (Foto:Instagram/@gus.muwafiq)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bereskrim Polri menolak laporan DPP Front Pembela Islam (FPI) yang mempersoalkan ceramah Ustad Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. FPI berniat mempolisikan Gus Muwafiq yang mengatakan Nabi Muhammad 'merembes' dalam suatu ceramah di Purwodadi, Jawa Tengah.

"Dalam bahasa Jawa itu ada kalimat ‘merembes’, itu maknanya banyak. Bahwa Rasullulah itu sifatnya dekil, kotor, jadi sifat-sifat yang tidak enak buat kami," kata anggota DPP FPI Amir Hasanudin di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11).

Kuasa hukum Amir, Aziz Yanuar, menambahkan, Bareskrim sebenarnya tidak menolak pelaporan kliennya. Ia mengatakan kepolisian meminta tambahan syarat pelaporan yaitu terjemahan dalam bahasa Indonesia.

"Ada salah satu syarat yang tadi kurang, yakni terjemahan bahasa Jawa. Itu tadi sudah kami koordinasikan dengan penerjemah," Aziz menjelaskan.

FPI mempersoalkan ceramah Gus Muwafiq yang menceritakan masa kecil Nabi Muhammad bersama kakeknya sehingga layaknya anak kecil lainnya kurang terurus.

"Masa kecilnya (Nabi Muhammad) 'rembes', ikut mbah. Anak kecil itu kalau ikut mbah pasti tidak terlalu terurus, di mana-mana. Mbah itu di mana saja kalau mengurusi anak kecil itu tidak bisa," kata Gus Muwafiq dalam ceramahnya.

Gus Muwafiq sudah meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Dalam klarifikasinya, ulama NU ini mengatakan meminta maaf bila isi ceramahnya dianggap kurang tepat. Ia menegaskan tidak ada niat menghina Rasullah sebaliknya ia sangat mencintainya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top