Kriminalitas Banyumas

Pemutilasi PNS Kemenag Dituntut Hukuman Mati

publicanews - berita politik & hukumDeni Priyanto alias Goparin dalm suatu sidang di PN Banyumas, Jawa Tengah. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Banyumas - Jaksa Kejari Banyumas, Jawa Tengah, menuntut Deni Priyanto alias Goparin dengan hukuman mati. Jaksa Antonius dalam tuntutannya mengatakan perbuatan terdakwa terhadap korban PNS Kementerian Agama Jawa Barat Komsatun Wachidah (51) dinilai sangat keji dan sadis. Korban dibunuh, dimutilasi, dan dibakar.

Terdakwa dinilai terbukti melakukan tindak pidana secara berlapis, yaitu Pasal 340 KUHP subider Pasal 338 KUHP, lebih subsider Pasal 355 ayat 2 KUHP pembunuhan berencana.

Kemudian, Pasal 181 KUHP tentang penghilangan barang bukti keberadaan korban dengan cara dimutasi dan dibakar. Selanjutnya, Pasal 362 KUHP terkait pencurian barang-barang milik korban.

Selain itu, Goparin merupakan residivis dalam kasus pencurian dengan pemberatan pada 2008 dan perkara penculikan dengan kekerasan pada 2016.

"Posisi terdakwa saat ini sebenarnya masih berstatus bebas bersyarat. Hal itulah yang menjadi pertimbangan utama kenapa kita melakukan tuntutan hukuman mati," ujar Antonius dalam sidang di Pengadilan Negeri Banyumas pada Selasa (3/12).

Wanita PNS Kemenag Bandung Dimutilasi dan Dibakar Selingkuhan

Mendengar tuntutan mati, terdakwa terlihat menangis. Saat keluar sidang ia dipapah petugas karena tampak lemas. Sidang dilanjutkan pekan depan mengagendakan pembelaan terdakwa.

Goparin yang telah beristri itu menjalin asmara terlarang dengan korban. Ia membunuh, memutilasi, lalu membakar jenazah sang kekasih gelapnya itu.

Potongan kaki, tangan, dan kepala korban ditemukan di saluran air di Dusun Plandi Desa Watuagung RT 8, RW 3, Kecamatan Tambak, perbatasan Banyumas dan Banjarnegara pada 8 Juli 2019.

Barang berharga hingga mobil milik korban yang beralamat di Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, diambil dan digadaikan terdakwa. Warga Dusun Plandi Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, itu berdalih membunuh kekasih gelapnya itu karena didesak untuk segera menikahinya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top