Kapolda Metro Tanggapi Curhat Jokowi Kena Macet

publicanews - berita politik & hukumKapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono usai bersepeda di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (30/11). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menanggapi curhatan Presiden Jokowi yang terjebak macet di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/11) lalu. 

Gatot mengatakan, kemacetan yang mengakibatkan rombongan Jokowi terhenti 30 menit itu karena arus padat yang dibarengi dengan kegiatan persemayaman almarhum Ciputra

"Pertama kegiatan Bapak Presiden. Lalu jenazah Pak Ciputra disemayamkan sehingga memang kepadatan lalu lintas cukup tinggi," ujar Gatot kepada wartawan seusai bersepeda di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (30/11).

Polda sudah menerjunkan personelnya untuk mengurai kemacetan tersebut dengan berbagai upaya. Namun, hal tersebut belum berhasil karena kendaraan sangat padat.

"Meskipun kita sudah menempatkan anggota kita pada semua titiknya. Nah, kita sudah antisipasi untuk itu ya, sehingga beberapa arus kita alihkan," ia menjelaskan.

Jokowi curhat terjebak macet ketika memberi sambutan dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia di Ballroom Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11) malam.

"Tadi ke sini (Raffles) macet, setengah jam berhenti. Itulah kenapa ibu kota dipindah," ujar Jokowi di hadapan tamu undangan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo13 Desember 2019 | 22:49:30

    Orang² nya juga sebaiknya dipindahh hehe biar jakarta gak padat,,
    Yg bikin padatkan karena kebanyakan penduduk

  2. WE_A @WandiAli30 November 2019 | 18:56:05

    yg bisa membuat ibu kota kita terhindar dr kemacetan nemang pindah dr jakarta.

    Karena wilayah indonesia luas, jadi selain meratakan kepadatan penduduk dan kemakmuran untuk daerah lainnya.

    👍👍👍

Back to Top