Kriminalitas Pasuruan

Ayah Rudapaksa Anak Tiri Hingga Hamil

publicanews - berita politik & hukumMahmud (44) pelaku rudapaksa anak tiri yang ditangkap Polres Pasuruan, Jawa Timur. (Foto: wartabromo.com)
PUBLICANEWS, Pasuruan - Polisi menangkap predator anak Mahmud (44) karena merudapaksa anak tirinya berusai 16 tahun. Peristiwa bejat ini terjadi di rumah pelaku di Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (9/11).

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Rifto Himawan mengatakan, Mahmud diduga melakukan aksinya 9 kali sejak Februari 2018. "Semua perbuatan dilakukan di rumahnya, di dalam kamar saat korban tidur," ujar Rofiq dalam gelar kasus di Mapolres Pasuruan, Senin (18/11).

Tersangka, kata Rofiq, tinggal satu rumah bersama istrinya. Namun setiap kali Mahmud merudapaksa korban ketika sang istri pergi bekerja. Selain itu, menunggu anak tirinya terlelap di kamar tidurnya.

"Tersangka masuk kamar korban dan memaksa korban yang masih SMA untuk diajak bersetubuh," ujarnya.

Korban sempat menolak, namun ayah tirinya lebih kuat sehingga ia tidak berdaya menahan paksaan tersangka. Mahmud juga mengancam akan membunuh korban dan ibunya jika permintaannya tak dituruti. "Korban terpaksa melakukan karena ibunya diancam," ia menambahkan.

Hasil perbuatan bejat pelaku, korban pun mengandung 7 bulan. Kasusnya terungkap oleh kakek korban Sutrisno (63) yang menyadari perut cucunya membesar. Ia lalu melapor ke polisi pada Kamis (7/11). Dua hari kemudian tersangka diamankan di rumahnya.

Dalam pemeriksaan polisi, Mahmud selalu membantah telah menyetubuhi anak tirinya. Ia siap tes DNA jika bayi yang dikandung korban lahir.

"Saya tidak pernah melakukannya, tidak pernah memaksa juga. Yang menyetubuhi itu pacarnya sendiri. Saya enggak pernah," kata Mahmud.

Namun polisi tetap menjerat Mahmud dengan Pasal 81 dan/atau 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top