Anak Bupati Majalengka Tersangka Penembakan Kontraktor

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Bandung - Polisi menetapkan Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Majalengka Irfan Nur Alam sebagai tersangka kasus penembakan kontraktor Panji Pamungkas. Penembakan dipicu Irfan yang marah karena ditagih pembayaran proyek pada Minggu (10/11) malam.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan pemeriksaan penyidik terhadap sejumlah saksi dan korban Panji.

"Sudah (tersangka). Kasus ini akan naik ke penyidikan," ujar Trunoyudo kepada wartawan di kantornya, Bandung, Kamis (14/11).

Penyidik Polres Majalengka juga telah melayangkan surat pemanggilan kepada anak Bupati Majalengka Karna Sobahi itu untuk diperiksa sebagai tersangka pada Jumat (15/11) besok. Namun ia tidak mengetahui apakah Irfan hadir atau tidak.

"Untuk penahanan diputuskan setelah adanya proses pemeriksaan," kata Trunojoyo.

Irfan dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan. Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun 6 bulan.

"Diterapkan juga UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata api," Trunoyudo menambahkan.

Minggu malam lalu, Panji mendatangi rumah Irfan menagih pembayaran proyek yang telah selesai pada April 2019 lalu sebesar Rp 500 juta. Irfan menyuruf Panji menunggu di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Majalengka, Jawa Barat. Di situlah kemudian terjadi penembakan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top