Ulama Garut Marah Munculnya Game Nabi Muhammad

publicanews - berita politik & hukumKetua MUI Garut Sirojul Munir. (Foto: garutnews.com)
PUBLICANEWS, Garut - Para ulama Garut, Jawa Barat, marah atas munculnya konsol game Nabi Mereka meminta kepolisian mengusut kasus ini hingga tuntas.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Sirojul Munir mengatakan, ia mendapat keluhan dari sejumlah organisasi masyarakat dan para pemuka agama karena Nabi Muhammad dijadikan sebuah permainan.

"Tentu kami mengecam keras adanya aplikasi game tersebut. Kami berharap segera ditangani," ujar Sirojul Munir keapda wartawan saat mendatangi Mapolres Garut, Senin (11/10).

Munir menjelaskan, kedatangan ke Mapolres untuk mengawal serta memastikan kasusnya ditangani. MUI Garut, ia menambahkan, menjadi jembatan informasi kepada masyarakat soal kasus tersebut.

"Informasi yang kami terima, ada seseorang yang sudah diamankan. Mudah-mudahan bisa cepat ditangani," katanya.

Munir berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing emosi atas dugaan penghinaan terhadap nabi besar umat Islam sedunia itu. Ia menduga pelaku berusaha memecah belah umat lewat media permainan yang akrab dengan masyarakat.

"Kalau kita terpancing, tentunya tujuan mereka tercapat. Jadi percayakan kepada pihak berwajib," ia menjelaskan.

Polisi telah menangkap IG yang diduga pembuat game tersebut di rumahnya di Karangpawitan, Garut, pada Sabtu (9/11) malam. Kasus ini langsung ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Rachmad Wibowo membenarkan sudah ada pemeriksaan intensif terhadap pelaku. "Sedang didalami. Masih ditangani penyidik dan uji digital forensik, kita tunggu hasilnya nanti," kata Rachmad kepada wartawan kemarin. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top