Staf Anies Baswedan Gugat Lion Air Rp 100 M

publicanews - berita politik & hukumIlsutrasi
PUBLICANEWS, Jakarta - Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Muhammad Chozin Amirullah menggugat ganti rugi Rp 100 miliar kepada maskapai penerbangan Lion Air.

Gugatan Chozin telah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 612/Pdt.G/2019/PN Jkt.Pst.

Kuasa hukum Chozin, Andi Tantowi,
mengatakan kliennya menggugat karena gagal terbang dari Jakarta ke Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, pada Juni 2019.

Saat perjalalan mudik itu, kursi yang dipesan Chozin diisi penumpang lain. "Tidak bisa berangkat karena Lion Air, gara-gara di counter  (nomor) 26 menyampaikan bahwa kursi sudah ada isi orang lain," kata Andi Tantowi kepada wartawan, Rabu (6/11).

Sebelum mengajukan gugatan, somasi telah dilayangkan tetapi tidak mendapat tanggapan dari Lion Air. Bahkan tiga kali somasi tetap tak dihiraukan.

Chozin akhirnya menggugat maskapai swasta terbesar Indonesian itu dengan nilai ganti rugi materiil dan imateriil keseluruhannya sebesar Rp 100.106.145.200.

Selain ganti rugi, Lion Air juga diwajibkan melakukan permohonan maaf di media TV, online, dan cetak. Permintaan maaf harus dilakukan 1x24 jam setelah putusan dibacakan.

Chozin telah menyiapkan naskah permohonan maaf itu yang berbunyi:

"Kami Lion Air dengan ini memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada Muhammad Chozin atas kejadian gagal terbang yang disebabkan oleh kelalaian kami, dan kami berjanji akan memperbaiki kualitas pelayanan kami sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang mengecewakan seperti yang dialami saudara Muhammad Chozin".

Selain Lion Air, gugatan juga dilayangkan ke PT Trinusa Travelindo atau Traveloka, PT Angkasa Pura II, dan Presiden Republik Indonesia.  (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top