Kriminalitas Jakarta

Empat Anggota Polisi Terlibat Penculikan WNA Inggris

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polda Metro mengamankan empat anggota polisi yang terlibat dalam penculikan dan penyekapan warga negara Inggris, Matthew Simon Craib di Hotel C'One. Penyekapan terjadi di Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (31/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, keempat oknum tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan. Mereka diduga membantu skenario penculikan yang didalangi rekan kerja korban, Giovani dan Nola Aprilia.

"Pelaku pertama atas nama Giovani selaku rekan kerja korban. Giovani meminta kekasihnya Nola Aprilia untuk merencanakan aksi penculikan itu," ujar Argo kepada wartawan di kantornya, Senin (4/11).

Keempat oknum polisi tersebut adalah anggota Bareskrim Polri Bripda Julia Bita Bangapadang, serta tiga anggota Polres Metro Jakarta Timur, yakni Bripda Nugroho Putro Utomo, Briptu Herodotus, dan Bribda Sandika Bayu.

Di antara mereka ada yang ditugaskan membuntuti mobil dan ada yang mencegat mobil korban di jalan tol. "Saat ini motifnya apa dan kenapa mereka bisa terlibat masih diselidiki," ujarnya.

Penculikan ini berawal saat Matthew melakukan pertemuan bisnsi dengan Giovani di suatu tempat, Rabu (30/10) malam. Pertemuan selesai sekitar pukul 02.00 WIB, lalu Matthew pulang mengendarai mobil.

"Ternyata di situ adalah skenario penculikan terhadap korban," Argo menambahkan.

Kamis (31/10) dini hari, dalam perjalanan pulang mobil Matthew dicegat oleh kendaraan berisi empat oknum polisi di Jalan Tol Lingkar Barat. Para pelaku sudah membuntuti korban seusai bertemu dengan Giovani.

Para penghadang kemudian menggeledah dan membawa Matthew ke Polda Metro Jaya seolah-olah korban terlibat aksi kejahatan. "Tapi dari Polda Metro, korban dibawa masuk lagi ke dalam mobil dan korban diperas," Argo menjelaskan.

Para pelaku membawa Matthew ke Hotel C'One di Pulomas dan menghubungi istri korban Vitri Lugvianty untuk meminta uang tebusan 1 juta dolar AS. Matthew lalu menyarankan meminta uang tebusan ke bosnya bernama Pitt.

Terjadi negosiasi antara salah satu pelaku dengan Pitt lewat telepon. Akhirnya disepakati 900 ribu dolar AS untuk menebus korban. Sementara Vitri melaporkan aksi penculikan itu ke polisi. Setelah para pelaku mendapat uang tebusan, mereka menukarnya ke money changer di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Para pelaku berhasil dibekuk setelah keluar dari menukar uang oleh Subdit 3 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka dikenakan Pasal 328 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau Pasal 368 KUHP," ujar Argo. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top