Gerindra Dukung Polisikan Ade Armando

publicanews - berita politik & hukumAde Armando. ( Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Gerindra mendukung upaya hukum terhadap pakar komunikasi Ade Armando dalam dugaan pencemaran nama baik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Wakil Ketua DPD Gerindra Jakarta Syarif menilai dosen Universitas Indonesia itu telah kebablasan saat mengkritik Anies dengan menggunggah editan sebagai Joker.

Ia menegaskan meme foto Anies yang dibubuhi narasi “Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat” merupakan tindakan menyerang pribadi Anies, bukan lagi kritik terhadap kerja gubernur.

“Saya agak menyesalkan di belakang itu ada motivasi kotor di belakang kepala Ade Armando itu. Bukan sekadar mengkritik itu. Coba baca narasinya. Agak serem menggradasi aktor, membunuh karakter bapak Anies," ujar Syarif saat dihubungi media, Minggu (3/11).

Menurutnya, Joker merupakan sosok penjahat atau perampok yang brutal dan gila. "Dalam literatur Yunani kuno, yang umumnya dipahami Joker itu kan asal usulnya penjahat brutal, gila, dari keluarga gila dan dia jadi gila. Jadi perampok,” ujarnya.

Ia meminta Ade untuk belajar pula soal alur pengerjaan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebelum melakukan kritik terhadap Anies Baswedan.

Laporan terhadap Ade Armando dilakukan anggota DPD RI dari DKI Jakarta Fahira Idris ke Polda Metro Jaya. Ade dianggap melanggar UU ITE.

Sementara Ade menilai unggahannya itu sebagai sikap kritis atas rancangan anggaran belanja Pemprov DKI Jakarta. Ia merujuk pada mata anggaran pembelian lem aibon bernilai puluhan miliar dan mata anggaran lain seperti ratusan miliar untuk pengadaan bolpen. Ade menyebut Anies menyakiti hati rakyat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top