Kriminalitas Penajam Paser Utara

Rusuh di Calon Ibukota Baru, 106 Rumah Terbakar

publicanews - berita politik & hukumPembakaran di Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Rabu (16/10). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerusuhan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyebabkan 106 rumah dan bangunan serta satu sekolah terbakar. Selain itu, 10 kios dan 1 loket di Palabukan Klotol dilalap si jago merah.

Akibatnya ada 19 korban terdampak yang diungsikan di Mes Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PPK). "Tim gabungan memenuhi kebutuhan logistik pada pengungsi," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/10).

Situasi di wilayah yang akan menjadi Ibukota baru Indonesia itu telah berhasil dikendalikan. Kasus kerusuhan berawal dari penikaman dua warga berinisial RN (18) dan CD (19) pada Rabu (9/1). RN luka berat dan CD meninggal.

Pemicunya karena bunyi knalpot motor. Sekelompok pemuda merasa terganggu dan mengajak berduel yang berujung penikaman di Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kerusuhan terjadi ketika keluarga korban mendatangi lokasi kejadian untuk mencari pelaku pada Rabu (16/10). Mereka kemudian mengamuk dan membakar sejumlah bangunan kayu di kawasan pelabuhan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top