Kendari

Istri Kolonel Hendi Telah Dilaporkan ke Polisi

publicanews - berita politik & hukumIrma Nasution (kanan), istri eks Dandim Kendari, Kolonel Hendi Suhendi. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Kendari - Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menerima pelaporan terhadap Irma Nasution, istri eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi. Pelaporan diterima Minggu (13/10) kemarin.

"Sekarang laporan tersebut sedang dipelajari untuk dilakukan pendalaman," kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt, Senin (14/10).

Harry menambahkan, pelapor adalah anggota Denpom Kendari M Harlan Paryatman. Pelaporan berkaitan dengan status Facebook Irma yang bersifat negatif menyikapi kasus penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.

Menurut kuasa hukum Irma, Supriadi, kliennya sama sekali tidak menyebut nama Wiranto. "Ia semata-mata curhatan pribadi saja, tetapi tidak menju kepada Pak Wiranto," ujar Supriadi.

Dalam unggahan itu Irma menulis: "Jgn cemen pak,…Kejadianmu, tak sebanding dgn berjuta nyawa yg melayang".

Postingan tersebut seketika mendapat tanggapan warganet yang mempertanyakan seorang istri perwira tetapi menulis demikian. Irma kembali menjawab bahwa meski sebagai istri Dandim tetap sebagai manusia biasa dan tulisannya tidak menghina siapapun.

"Saya menangis pak banyak anak bgsa mati begitu saja,…saya hnya mnyampaikan apa yg saya rasakan,.. siapapun dia kalo punya hati nurani pastilah hatinya tersayat," tulis Irma.

Bahkan, Irma mengungkap jatidiri tidak hanya sebagai istri seorang perwira TNI tetapi juga sebagai anak TNI-AL dan seorang cucu polisi. "Tentunya bpk tau jiwa cintanya kpd Rakyat anak bangsa dan NKRI dan bgmana saya dibesarkan dlm lingkungan TNI," ujar Irma pada kolom komentar.

Akibat rangkaian unggahannya itu, suami Irma, Kolonel Hendi Suhendi dicopot sebagai Dandim, jabatan yang baru diemban tiga bulan. Hendi juga harus mendapat hukuman kurungan 14 hari. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top