Penyerang Wiranto Duda Dua Kali Nikah

publicanews - berita politik & hukumSyahril Alamsyah alias Abu Rara (31) dan Fitri Andriana (21) pelaku penusuk Menko Polhukam Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Pandeglang - Polisi telah menggeledah rumah kontrakan pasangan Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) dan Fitri Andriana (21), pasca penyerangan Menko Polhukam Wiranto.

Keduanya mengontrak rumah di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Pemilik rumah Mulyadi mengatakan, pasangan itu baru tinggal 8 bulan bersama anak perempuan berusia 13 tahun.

Syahril sehari-hari berbisnis online berbagai macam barang, seperti madu, pakaian anak, dan pulsa. Awalnya, Abu tinggal sendirian sejak Februari 2019, tetapi tiga bulan lalu ia memberi tahu baru menikahi istrinya di Bogor.

"Mereka baru tinggal bersama tiga bulan ini. Istrinya bercadar, berusia 20 tahunan," kata Mulyadi, Kamis (10/10). Abu, ia menambahkan, sangat tertutup bahkan menolak saat diajak bersama-sama ikut merenovasi masjid kampung.

Abu merupakan warga Jalan Alfaka, Tanjungmulia Hilir, Medan Deli, Sumatera Utara. Meski pendiam, Abu yang disapa Fal di kampungnya sangat dikenal di kawasan Tanjungmulia Hilir.

Baru setahun terakhir ia meninggalkan kampung halamannya karena rumah orangtuanya kena gusur pembangunan jalan tol. Abu kemudian merantau ke Banten.

Abu diketahui sudah menikah dua kali di Medan meski keduanya berujung perceraian. Pernikahan pertama bertahan sekitar lima tahun, sedangkan pernikahan kedua tak berlangsung lama. "Dia jadi duda agak lama juga, kemudian baru merantau ke Jawa sana," kata tetangga Abu yang tak mau disebut namanya.

Sementara itu, polisi juga menggeledah rumah Fitria di Gang Arjuna Barat, Dukuh Sitanggal I, Desa Sitanggal, RT 7 RW 2, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Polisi menyita barang bukti enam anak panah, satu busur, dan satu dus buku-buku. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya10 Oktober 2019 | 18:22:00

    Atas dasar apa pasutri ini mau membunuh pak wiranto, kl mungkin jaringan ISIS, bearti skrg yg diincar adalah pejabat negara.

    Kejadian ini bisa dijadikan buat kedepan, agar hati2x dlm pengawalan.

Back to Top