Sekjen PA 21 Jadi Tersangka Penganiaya Buzzer Jokowi

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar ditetapkan sebagai tersangka penganiaya pendengung atau buzzer relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Bernard yang menjabat Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu bersama 11 orang lainnya diduga melakukan intimidasi hingga penganiayaan terhadap Ninoy.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Bernard berada di lokasi kejadian. "Ikut mengintimidasi," ujar Argo kepada wartawan, Selasa (8/10).

Namun, Argo belum memastikan apakah Bernard sudah ditahan seperti terduga pelaku lainnya. Sebelumnya, polisi menetapkan 11 orang yang melakukan persekusi terhadap Ninoy.

Kesebelas orang itu memiliki peran berbeda-beda. Ada yang menjadi perekam, penyebar video. pelaku intimidasi, hingga penganiayaan, pengancam membunuh.

Penganiayaan Ninoy terjadi pada Senin (30/9), saat itu Ninoy melintas di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat. Ia memotret pendemo yang menjadi korban gas air mata. Tampaknya ada pendemo yang mengenal Ninoy sebagai buzzer.

Korban kemudian dibawa ke suatu tempat untuk diinterogasi dan mendapat penganiayaan. Ponsel dan laptop milik Ninoy dicopi seluruh datanya. Ninoy baru dilepas keesokan harinya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top