Provokator Kerusuhan Grup WA STM Bertambah

publicanews - berita politik & hukumSalah satu grup WhatsApp anak STM yang diduga memobilisasi massa kerusuhan. (Foto: tangkapan layar medsos)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menemukan lima anggota tambahan grup WhatsApp STM sebagai tersangka pemicu kerusuhan dalam unjuk rasa di Gedung DPR beberapa waktu lalu.

"Dari akun STM, bertambah menjadi 12 tersangka. Lima yang baru ini juga adalah anak-anak di bawah umur," kata Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Asep Adi Saputra kepada wartawan di kantornya, Senin (7/10).

Namun polisi tidak menahan 12 anggota grup STM tersebut, termasuk dua orang dewasa yang ditangkap di Malang dan Subang. "Kita tetap lakukan penegakan hukum lewat diversi. Tiga kreator dan sembilan admin," ujar Asep.

Polisi lebih dulu menetapkan 7 tersangka yang ikut aktif melakukan mobilisasi massa lewat percakapan grup WA. Sejauh ini Polri masih memeriksa 14 grup WA lainnya yang terindikasi masih ada keterkaitan dengan pelajar STM untuk aksi demo.

Grup-grup tersebut meliputi STM/K bersatu, STM-SMK SENUSANTARA, SMK STM SEJABODETABEK, JABODETABEK DEEMOKRASI, STM Sejabodetabek, dan SMK STM se-Jabodetabek.

Polri menyebut ada upaya propaganda karena ada salah satu warganet mengaku polisi. Menurut Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi, dari hasil penelusuran Tim Siber, belum bisa dipastikan kebenaran ada anggota Polri menyaru jadi anak STM. "Belum bisa dipastikan betul anggota atau bukan," ujar Dedi pekan lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top