Dua Warga Jakarta Edarkan Uang Palsu di Cirebon

publicanews - berita politik & hukumKapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy. (Foto: radarcirebon.com)
PUBLICANEWS, Cirebon - Polisi menangkap tangan dua warga Jakarta, S (43) dan M (52), karena mengedarkan uang palsu (upal). Keduanya dicokok di salah satu hotel di Jalan Tuparev Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (6/10) dini hari.

Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy mengatakan, pelaku tidak hanya mengedarkan mata uang rupiah, melainkan juga mata uang asing seperti dolar Amerika, Hongkong, dan ringgit Brunei Darussalam.

"Pelaku memproduksi sendiri upal yang hendak diedarkan. Kita juga amankan plakat dan master untuk mencetak. Kita sita ratusan lembar," ujar Roland dalam gelar kasus di kantornya, Senin (7/10).

Saat penangkapan pada pukul 01.00 WIB itu polisi menemukan 104 lembar pecahan 100 dolar AS, 90 lembar pecahan rupiah 50 ribuan, dua lembar pecahan 1 juta dolar Hongkong, satu lembar pecahan 1 juta ringgit Brunei Darussalam, satu lembar pecahan 500 juta dolar Hongkong, dan satu lembar pecahan 1000 ringgit Brunei Darussalam.

"Master pencetak ada dua pecahan 100 ribuan. Satu keping master 100 dolar Amerika Serikat, dan satu keping master 1 juta dolar Amerika Serikat," Roland menambahkan.

Roland memastikan hasil barang bukti temuannya itu adalah palsu. Kedua tersangka diduga tidak beroperasi sendiri, polisi masih menyelidiki adanya jaringan.

"Semuanya palsu, tapi kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan yang berwenang," Roland menjelaskan. Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top