Anggota DPRD Probolinggo Jadi Tersangka Ijazah Palsu

publicanews - berita politik & hukumAbdul Kadir, anggota DPRD Probolinggo, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Probolinggo - Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Abdul Kadir akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pemilikan ijazah palsu. Politikus Fraksi Gerindra itu baru menjadi anggota dewan dan akan segera ditahan.

"Kepolisian sudah mempertimbangkan aturan hukum dari berbagai aspek sebelum melakukan penahanan," kata Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso, Senin (7/10).

Menurut kuasa hukumnya Hosnan Taufik, ia telah melayangkan surat penangguhan penahanan. "Klien saya sangat kooperatif bahkan semua barang bukti diserahkan kepada penyidik," ujarnya.

Hosnan juga mendesak pihak pembuat ijazah palsu juga ditangkap dan dipidanakan. "Mereka juga ikut terlibat dalam kasus ini," ia menambahkan.

Ijazah yang dipalsukan Abdul adalah tanda tamat Paket C bernomor registrasi DN-05-PC 0095265. Ijazah aspal itu digunakan tersangka mendaftar sebagai caleg pada Pemilu 2019.

Abdul terpilih sebagai anggota dewan dari Dapil 2 Probolinggo, Jatim, meliputi Kecamatan Kraksaan, Besuk, dan Gading.

Sebagai anggota dewan, Abdul Kadir baru dilantik bersama 49 anggota dewan lainnya pada 30 Agustus 2019 lalu.

Polisi menjeratnya dengan pasal 266 ayat (2) sub 263 ayat (2) KUHP. Ancaman hukuman pasal 266 selama 7 tahun dan 263. Ia terancam dibui 6 tahun penjara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top