Delapan Orang Jadi Tersangka Penganiaya Buzzer Jokowi

publicanews - berita politik & hukumRelawan Jokowi, Ninoy Karundeng. (Foto: screenshot/media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 8 orang ditetapkan sebagai tersangka penganiaya relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Tiga diantaranya ditangkap pada Minggu (6/10) ini. Mereka berinisial ABK, RF dan IA.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Suyudi Ario Seto mengatakan, ketiga orang yang ditangkap memiliki peran berbeda. "RF memiliki peran menginterogasi dan mengintimidasi," ujar Suyudi di Polda Metro Jaya, Minggu sore.

ABK berperan menganiaya, mengancam akan membunuh korban. Ia juga juga merekam video dan menyebarkannya di media sosial. Sedangkan IA selain ikut menginterogasi, ia juga mengancam membunuh dan melakukan pemukulan terhadap korban.

Sebelumnya, polisi menangkap lima tersangka lainnya, beberapa diantaranya tercatat sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas). Kasus ini ditangani kepolisian setelah korban melaporkan penganiayaan yang ia alami pada 30 September lalu. Ninoy tampak babak belur akibat penganiayaan itu.

Tindak pidana kekerasan dialami pria yang disebut-sebut sebagai anggota pendengung atau buzzer Jokowi ini melintas dengan kendaraan roda dua di kawasan Pejompongan, Jakarta Barat. Ia melihat peserta aksi massa menolak RKHUP yang digotong karena terluka.

Ninoy segera mengambil handpone dan mengabadikan peristiwa itu. Namun, pendemo kemudian merampas ponsel korban. Bahkan ia diseret dan dipukuli. Korban sempat disekap sebelum dilepas pada 1 Oktober subuh. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top