Polisi Pulangkan 526 Anak STM, 310 Masih Diperiksa

publicanews - berita politik & hukumMassa unjuk rasa yang berada di depan Polda Metro Jaya, Selasa (1/10). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi Jakarta menangkap 845 orang yang diduga membuat rusuh unjuk rasa menolak RKUHP dan Undang-Undang KPK di depan Gedung DPR, Jakarta.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut 525 orang sudah dipulangkan. "Dan yang masih dalam pemeriksaan 310 orang," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/10).

Sebanyak 845 orang tersebut ditangkap oleh jajaran Polres se-Jakarta. Rinciannya, 379 orang diamankan oleh petugas Polda Metro Jaya. Sebanyak 156 orang telah dipulangkan, sedangkan 223 masih diperiksa.

Di wilayah Polres Metro Jakarta Utara terdapat 36 orang berstatus pelajar, semuanya sudah dipulangkan. Polres Metro Jakarta Pusat ada 63 yang juga sudah dipulangkan.

"(Polres) Jakarta Barat mengamankan 170 orang, 83 orang sudah dipulangkan dan masih proses sebanyak 87 orang," Dedi menambahkan.

Sementara Polres Metro Jakarta Selatan terbanyak menangkap perusuh, yakni 197 orang dan semua sudah dipulangkan. Jika tidak terbukti membuat onar, 310 orang yang masih diperiksa juga akan dilepas.

"Apabila pelakunya adalah anak-anak akan dilakukan diversi didampingi KPAI," Dedi menjelaskan.

Polisi juga telah menangkap orang-orang yang diduga terkait dengan keberadaan grup WhatsApp 'Anak STM' saat unjuk rasa di DPR. Hal tersebut sebagai tindak lanjut adanya dugaan massa bayaran dan anggota grup di kalangan polisi.

"Iya benar sudah ditangkap," kata mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top