Ketiga Kalinya Napi Lapas Sumenep Kabur Berbekal Sendok

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Surabaya - Polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua narapidana Lapas Rutan Klas II B Sumenep, Matrawi (37) dan Abdul Baidi (32). Keduanya kabur hanya berbekal sendok pada Minggu (28/9) dini hari.

"Kalau belum ditangkap masih akan kita kejar terus," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera kepada wartawan, Selasa (1/10).

Polda Jatim membentuk dua tim gabungan dengan Polres Semenep, yang akan memburu kedua napi baik di dalam maupun luar wilayah Madura. Matrawi adalah warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, dan Abdul Baidi dari Dusun Solok, Desa Banaresep, Kecamatan Lenteng, Sumenep.

"Polda Jatim ini mengejar yang di luar (wilayah) Sumenep. Nah, yang khusus tim Sumenep untuk di wilayah Madura," ujar Frans.

Menurut Kepala Rutan Sumenep Beni Hidayat, keduanya kabur dengan membobol kunci sel tahanan menggunakan sendok makan. Sejauh ini ia menduga ada keterlibatan petugas lapas.

"Dari barang bukti yang kita temukan tidak ada alat yang mengarah kepada petugas rutan. Tetapi kita tidak berhenti di situ, kita nanti minta bantuan dari pihak kepolisian," ia menjelaskan.

Beni telah memeriksa tujuh sipir yang bertugas saat itu karena ada dugaan mereka lalai. "Tujuh orang yang kami periksa adalah yang berjaga malam," Beni menegaskan.

Pemeriksaan untuk mencocokkan keterangan tujuh sipir dengan bukti CCTV yang sempat merekam aksi kedua napi memanjat tembok lapas saat hendak keluar lapas. Gerak-gerik kedua napi mencurigakan, seperti sedang mempelajari cara kabur sekaligus memetakan jalur-jalur yang akan dilewati.

Ini kali ketiga Matrawi kabur. Ia adalah napi kasus kekerasan dalam rumah tangga. Adapun Baidi merupakan tahanan kasus narkoba.

"Kita kecolongan lagi. Kedua napi ini kita isolasi di kamar 18 dan 19. Sebab, Matrawi sudah berulang kali kabur dan Baidi terkena penyakit TBC," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top