Pos Polisi Palmerah yang Dibakar Massa Tinggal Puing

publicanews - berita politik & hukumPos polisi Palmerah di belakang Kompleks DPR yang dibakar, Selasa (24/9) malam. (Foto: Pressroom DPR)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pos polisi Palmerah, Jakarta Barat, yang berada di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Barat, terlihat sepi, Rabu (25/9) pagi. Pos tersebut dibakar massa pasca aksi mahasiswa di depan Gedung DPR, pukul 21.30 WIB kemarin.

Tidak terlihat polisi di pos yang berada di belakang kompleks Gedung DPR tersebut. Beberapa bagian mengalami kerusakan dan dindingnya menghitam.

"Masih beres-beres, kita lihat apa yang tersisa," ujar Syarif, salah satu petugas yang biasa berjaga di sana kepada wartawan, Rabu (25/9).

Sebelumnya, pantauan Publicanews tadi malam, sekelompok massa berpakaian preman awalnya melempari batu ke pos polisi tersebut. Mereka juga melempar semacam bahan bakar ke arah pos sehingga api pun tersulut.

Kemudian massa membakar pos disertai teriakan-teriakan. Kobaran api pun membumbung tinggi. Beruntung tak ada polisi yang berjaga di dalamnya.

Saat itu massa semakin bertambah, mahasiswa dengan berbagai jaket almamater mulai bergabung. Mereka datang dari arah jembatan Stasiun Palmerah.

Beberapa saat kemudian, pasukan Shabara dan Brimob muncul dari dalam kompleks DPR dan melepaskan tembakan gas air mata. Di depan pasukan, satu unit truk pemadam kebakaran. Massa pun mundur karena terkena gas. Api bisa dipadamkan hanya beberapa menit.

Sebagian pegawai yang bekerja di kompleks DPR baru bisa pulang sekitar pukul 01.00 WIB. Mereka sempat tertahan beberapa jam oleh massa yang mengepung Gedung DPR. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top