Teroris Abu Zee Menjodohkan Sesama Anggotanya

publicanews - berita politik & hukumBendera ISIS dan sejumlah barang bukti lainnya ditemukan di rumah Abu Zee di Jalan Trias Kampung Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/9). (Foto: Divhumas Polri)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Densus 88 menggeledah rumah terduga teroris Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba dan menemukan sejumlah atribut berafiliasi ISIS.

Penggeledahan sejak Senin (23/9) itu dilakukan di Jalan Trias Kampung Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, dan disaksikan ketua RT dan ketua RW.

"Ditemukan sebuah bendera ISIS besar, 2 busur panah, sebuah buku radikalisme, beberapa samsak bela diri, pisau lipat, tongkat pengatur lalu lintas, masih banyak lainnya," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di kantornya, Selasa (24/9).

Petugas mememeriksa KTP atas nama Khusnul Qhotimah. STNK atas nama Agus, buku tabungan BRI dan BCA, dan 3 ponsel. Abu Zee konon juga sebagai guru bela diri

"Tersangka mengajarkan bela diri setiap hari Minggu sore di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi," ujarnya.

Dedi mengungkapkan peran Abu Zee sangat besar karena sebagai pimpinan Jamaah Anshorut Daullah (JAD) ia merekrut sekaligus mengkoordinir jaringannya di Bekasi. Ia juga menjodohkan beberapa anggotanya yang terlibat.

"Tersangka menikahkan Asep Roni dan Sutiyah, Syarial Alamsyah alias Abu Rara dan Fitria Adirana, Devi Rusli Warni dan Putri, Parjo dan Ummu Farida di kontrakan Abu Zee," Dedi menjelaskan.

Informasi yang dihimpun Polri, Abu Zee ikut dalam pengangkatan atau pelantikan pemimpin JAD di rumah Eka Hendra Utama. Abu Zee juga melatih para anggotanya di Gunung Salak, Bogor.

"Tersangka merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang Pos Kepolisian," kata Dedi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top