Polisi Segera Masukkan Veronica Koman dalam DPO

publicanews - berita politik & hukumVictor Yeimo pentolan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama pengacara Veronica Koman di gedung PBB Jenewa. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polda Jawa Timur segera memasukkan tersangka penghasutan kerusuhan Papua Veronica Koman dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, Veronica diberi waktu hingga hari ini.

"Veronica diberikan waktu sampai 18.00 WIB untuk memenuhi panggilan," ujar Frans di kantornya, Surabaya, Rabu (19/9) siang.

Setelah penggilan ketiga ini, bila tersangka tetap mangkir makan polisi akan memasukannya dalam DPO. "Kita akan tertibkan surat DPO-nya," katanya.

Veronica Koman ini telah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran hoaks dan provokasi Papua. Polisi menjeratnya dengan UU ITE, KUHP pasal 160, UU Nomor 1 Tahun 1946, dan UU Nomor 40 Tahun 2008.

Saat ini, Veronica diduga menetap di Australia. Pemerintah Australia kemungkinan menolak untuk mengesampingkan penyerahan Veronika ke Pemerintah Indonesia. Dikutip dari The Guardian, Selasa kemarin, penyerahan Veronica jika Indonesia telah menerbitkan red notice ke Interpol.

Sementara itu, Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) Jenewa menanggapi pernyataan ahli PBB soal HAM yang mendesak agar dicabut status tersangka Veronica Koman. Menurut PTRI penetapan tersangka Veronica karena dengan senagaja menyebarkan berita bohong. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top