Kriminalitas Blitar

Anak Bacok Ibunya Diusir dari Kampung

publicanews - berita politik & hukumHeri Susanto pembacok ibu kandung di Mapolsek Ponggok, Blitar, Jawa Timur. (Foto: kabarjawatimur.com)
PUBLICANEWS, Blitar - Polisi sempat kesulitan menangkap Heri Susanto (35), yang membacok ibu kandungnya Sai'in (50) di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (14/9).

Kapolsek Ponggok Iptu Sony Suhartanto mengatakan, pelaku menutup akses masuk ke rumahnya pasca menyerang korban dengan gergaji kelapa.

"Kami terpaksa memecahkan kaca rumah agar bisa masuk," kata Sony kepada wartawan di kantornya, Minggu (15/9).

Sony menerobos masuk dan langsung berhadapan dengan Heri yang masih memegang gergaji. Adu fisik pun tak terelakkan, sehingga tangan sang kapolsek terluka. Namun Heri akhirnya sukses dibekuk dan dibawa ke Mapolsek Ponggok.

Saat ditangkap, Heri berupaya kabur melompat dari truk polisi. Borgol yang dipakai pelaku pun putus. Warga membantu polisi mengejar. Petugas melepas tembakan peringatan tiga kali namun tak dihiraukan sehingga polisi ambil tindakan tegas.

"Kami masih mengungkap motif pelaku. Sementara korban masih dirawat di rumah sakit. Saksi juga masih kami periksa," Sony menjelaskan.

Penyadap kelapa itu seorang residivis kasus narkoba yang pernah dipenjara dua kali. "Karena konsumsi sekaligus mengedarkan narkoba," ujar Sony.

Pelaku selama ini tinggal bersama ibu dan adiknya. Heri pernah menikah dua kali namun berakhir cerai. Ia dikenal temperamental, sering membuat gaduh, dan mengancam akan membunuh warga.

"Sehari sebelum membacok ibu kandungnya, Heri juga sempat mencekik adik kandungnya. Untung aksi itu berhasil diberhentikan," Sony menjelaskan.

Setelah kejadian tersebut, sebanyak 100 warga mendatangi Mapolsek Ponggok membuat surat pengusiran terhadap Heri karena telah meresahkan warga. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top