Mako Brimob Semarang Meledak

publicanews - berita politik & hukumLedakan Mako Brimob Semarang terlihat dari pemukiman warga, Sabtu (14/9) pagi. (Foto: tangkapan layar video)
PUBLICANEWS, Semarang - Sabtu (14/9) sekitar pukul 06.25 WIB terjadi ledakan di Asrama Brimob Polda Jateng, Jalan Jenderal Pol Anton Soedjarwo No.218, Banyumanik, Semarang. Ledakan diduga berasal dari gudang senjata yang terbakar. Akibatnya beberapa rumah dan kendaraan di sekitar gudang senjata rusak berat.

Awalnya, petugas piket Mako Sat Brimob Polda Jateng mendengar suara ledakan dari arah gudang senjata, kemudian keluar kepulan asap hitam. Sekitar pukul 07.55 WIB, 1 unit mobil Damkar Kota Semarang tiba di lokasi kejadian.

Pemadaman api juga dibantu mobil tanki air Gunung Ungaran. Sekitar pukul 08.20 WIB, Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel meninjau langsung Asrama Brimob Srondol yang ikut terbakar.

Sejauh ini tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian materil di antaranya gudang senjata rusak terbakar, rumah atau barak maupun asrama, dan kendaraan di sekitar gudang juga rusak berat.

Sejumlah warga Srondol Wetan, Gang Mangga, yang rumahnya berdekatan dengan lokasi mengira suara ledakan dari kegiatan latihan atau simulasi.

Semakin lama ledakan terus terjadi secara beruntun. Warga pun penasaran keluar rumah. Benar saja, warga melihat kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi. Warga panik ada yang lari menyelamatkan diri.

"Awalnya kami yang dekat mengira suara letusan itu adalah latihan," kata Jumadi salah satu warga Srondol Wetan.

Menurut saksi di dekat lokasi, gedung satwa yang ada di dekat gudang Jihandak juga hancur. Saat ini warga sekitar tidak boleh mendekat, jarak aman 200 meter. Sebagian warga merekam kejadian itu menggunakan ponsel.

Hingga saat ini penyebeb ledakan dan kebakaran gudang senjata masih dalam penyelidikan pihak Inafis Polda Jateng. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top