Kriminalitas Dairi

Goda Wanita di Kafe, Anggota LSM Tewas Dikeroyok

publicanews - berita politik & hukumKeempat pelaku pengeroyokan diamankan Polres Dairi, Sumut. (Foto: sumutpos.co)
PUBLICANEWS, Dairi - Seorang anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) Dahlan Purba alias Pestol Purba (46) tewas dikeroyok di depan rumahnya, Dusun Pancuran, Desa Kalang Simbara, Sidikalang, Dairi, Sumut, Minggu (8/9) malam.

Kasat Reskrim Polres Dairi Iptu Rudianto Silalahi menceritakan, Dahlan dalam kondisi mabuk menggoda Medhi Lestari di sebuah kafe. Medhi merasa risih dan melaporkannya kepada sang pacar Niko Naibaho.

"Salah satu tersangka mendatangi korban untuk mengajak berkelahi. Tapi sudah dilerai oleh pengungjung lain," kata Rudianto kepada wartawan, Selasa (10/9).

Dahlan yang dendam terhadap Niko kemudian mengambil senapan angin di jok motor. Seketika ia menembak ke arah kafe dua kali.

Tembakan Dahlan mengenai kaki salah pengeroyoknya Roy Aritonang. Para pelaku tak terima dan langsung mengejar korban sampai ke rumahnya. Mereka berupaya merampas senapan korban.

"Mereka juga memukuli korban dengan senjata tersebut. Saat korban telah dilumpuhkan, mereka menghajar kepala korban dengan batu besar," Rudianto.

Setelah korban tak berdaya, para pelaku kabur dan membawa sepeda motor Dahlan. Warga melapor ke polisi dan keempat pelaku cepat tertangkap, yakni Medhi Lestari, Niko Naibaho, Roy Aritonang, dan Raden Saragi.

"Satu di antaranya perempuan. Mereka kami tetapkan tersangka," Rudianto menegaskan.

Polisi menyita sepucuk senapan angin, bambu, batu, dan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti. "Korban pengeroyokan telah diserahkan kepolisian kepada pihak keluarganya. Seterusnya korban akan dibawa dan dimakamkan di kampung halamannya," kata Iptu Rudianto.

Kakak korban, Mindar Purba, menyaksikan peristiwa di depan rumah mereka. Ia sempat ingin melerai namun ia takut setelah diancam akan ikut dibunuh.

"Saya masuk lagi ke rumah. Setelah pelaku-pelaku pergi, baru saya keluar rumah dan teriak minta tolong," Mindar menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top