Polri Bantah Ada Pelemparan Ular di Asrama Mahasiswa Papua

publicanews - berita politik & hukumUlar yang disebutkan dilemparkan di asrama mahasiswa Papua di Suabaya, Senin (9/9). (Foto: Twitter/@VeronikaKoman)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polri membantah ada teror pelemparan ular ke asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, Jawa Timur, Senin (9/9) pukul 04.19 WIB.

"Tidak ada itu, bohong," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Senin siang.

Frans mendasarkan pernyataannya karena hingga saat ini belum ada pelaporan kasus itu. Sebaliknya, ia menduga ada skenario internal di balik teror tersebut.

Ia beralasan, kepolisian menjaga ketat asrama tersebut. "Kita jaga setiap hari di luar, itu polisi semua lho itu. Apa yang mau dilempar oleh siapa? Itu pertanyaan besar," Frans menjelaskan.

Asrama Papua di Surabaya Dilempari 2 Karung Ular Piton

Sementara itu, aktivis Veronica Koman mengunggah dua video ular yang dilempar ke asrama mahasiswa Papua. Seekor ular piton besar di dalam karung dan di dalam kandang.

Dalam video yang ia unggah di Twitter pribadinya @VeronikaKoman, disertai keterangan seorang pria yang menyebutkan empat ular yang dilemparkan hanya satu tertangkap sedangkan tiga lainnya berhasil lepas.

Veronika telah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran kabar bohong soal Papua oleh aparat kepolisian. Polda Jatim telah menyurati Mabes Polri mengajukan red notice bagi WNI yang kini tinggal bersama suaminya di luar negeri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top