Kriminalitas Lubuklinggau

Perekam Video Mesum di Angkot Kuning Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumVideo sejoli mesum di dalam angkot terekam di Venue Basket Sport Center Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Lubuklinggau - Perekam video sejoli beradegan seks di dalam mobil angkutan kota (angkot) kuning diamankan polisi karena sengaja merekam aksi tersebut. Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan, perekam yang tak disebutkan jati dirinya itu juga menyebarkan konten asusila melalui aplikasi WhatsApp.

"Ada yang diduga sebagai orang yang merekam video tersebut tanpa sepengetahuan dari orang yang melakukan video atau sebagai aktor," kata Dwi kepada wartawan di kantornya, Kamis (5/9).

Masyarakat Lubuklinggau geger dengan beredarnya video berdurasi 30 detik itu. Dwi menilai video tersebut meresahkan sehingga menginstruksikan anggotanya menggali keterangan si perekam.

"Ada beberapa saksi yang diperiksa. Kasus ini ditangani serius oleh Polres Lubuklinggau dan kalau unsurnya kuat akan sampai ke pengadilan," Dwi menambahkan.

Saat ini, penyidik memeriksa barang bukti video yang terindikasi kuat bisa menjerat pelaku karena melanggar norma. Menurutnya, tidak diperkenankan mendokumentasikan berupa apapun jika bukan haknya.

"Tidak diperbolehkan merekam, kemudian men-share, mengirimkan ke orang lain karena bukan wewenangnya," ujarnya.

Pelaku terancam Undang-undang ITE Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 45 dengan sanksi 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Video mesum pria diduga sopir angkot 'main pangku-pangkuan' dengan pasangannya di pintu mobil angkot vital beberapa waktu lalu. Sejoli tersebut tidak sadar jika aksinya direkam.

Disinyalir kejadiannya di venue basket Sport Center Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harison Manik membenarkan lokasi tersebut sering dijadikan tempat mesum. "Sudah sering kita razia, Nanti akan kita akan razia lagi jika memang benar adanya," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top