Kecelakaan Maut Tol Cipularang

Telepon Remnya Blong, Sopir Truk Dedi Salip Temannya Sebelum Tabrakan 21 Mobil

publicanews - berita politik & hukumDump truck dan mobil terlempardari jalan tol Cipularang KM 91.400, Senin (2/9). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Purwakarta - Sopir dump truck Dedi Hidayat yang menjadi awal penyebab tabrakan beruntun di Tol Cipularang KM 91.400, wilayah Sukatani, Purwakarta, diketahui tewas. Kepolisian menepis kabar sopir truk tersebut kabur.

"Sopir yang pertama meninggal dunia atas nama DH, sopir dari truk yang terguling," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Selasa (3/9).

Trunoyudo mengatakan, korban meninggal dalam kecelakaan maut itu 8 orang, terdiri dari 6 akibat luka bakar dan 2 orang luka berat. Kemudian 3 orang luka berat dan 25 luka ringan yang saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit.

Menurut Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, dump truk dengan pelat nomor B 9763 UIT mengalami rem blong. "Saat melaju di jalan yang menurun dan menikung diduga kendaraan mengalami rem blong sehingga kendaraan tidak terkendali dan terbalik miring dengan roda kiri di atas melintang di badan jalan," Matrius menjelaskan.

Dari belakang dump truk yang dikendari Subana tak bisa mengendalikan kendaraan sehingga menabrak beberapa kendaraan yang berhenti di depannya. "Diduga juga mengalami rem blong," Matrius menambahkan.

Pengemudi dump truck JTL Subana mengatakan, kecelakaan berawal ketika rekannya sesama sopir truk menelepon untuk mengabarij ika rem truknya tidak berfungsi. Rekannya itu mendadak menyalip dari belakang. "Terus sekitar tiga menit dia ngebel (telepon) saya. Mas Bana, rem saya blong," kata Subana yang saat itu truknya mengangkut tanah berpasir.

"Teman saya ambil kanan terus karena di lajur kiri banyak truk yang berjalan lambat. Sementara di lajur kanan banyak kendaraaan yang melaju dengan cepat," katanya. Akhirnya dump truck yang dikendarai temannya itu terguling. Subana yang mengikuti tak bisa menghindar dari kecelakaan beruntun.

Diketahui kemudian ada 21 kendaraan yang mengalami tabrakan beruntun pada Senin kemarin pukul 12.30 WIB. Tabrakan melibatkan 7 unit truk, 12 unit mobil pribadi, dan 2 bus. Ada 4 kendaraan terbakar, ada pula yang hancur, bahkan satu unit Toyota Avanza terbang puluhan meter ke kebun di sisi kiri tol. Kendaraan juga saling bertumpuk, ada yang tertindih truk. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top