Ujaran Kebencian

Susi, Saksi Prabowo di MK Jadi Tersangka Pengepungan Asrama Papua

publicanews - berita politik & hukumTri Susanti saat menjadi saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di MK, April 2019. (Foto: YouTube)
PUBLICANEWS, Surabaya - Saksi kubu Prabowo dalam sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) Tri Susanti (Susi) ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Caleg gagal Partai Gerindra itu menjadi koordinator aksi pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, berdasar gelar perkara telah ditetapkan satu tersangka dalam aksi penggerudukan ormas tersebut. 

"Didasari gelar perkara telah ditetapkan satu tersangka dengan inisial TS," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/8). Dedi menambahkan, Susi menjadi tersangka untuk pasal ujaran kebencian bermuatan SARA dan penghasutan, dan atau hoaks.

Penetapan tersangka berdasar pemeriksaan 16 saksi dan barang bukti konten video berita di televisi, rekam jejak digital, serta konten-konten video narasi yang viral di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan WhatsApp group.

Susi mengaku sebagai bagian dari ormas FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri) sejak 1989 dengan posisi sebagai wakil ketua. 

Kasus pengepungan mahasiswa yang berbuntut penggelandangan seluruh penghuni asrama ke Mapolresta Surabaya itu kemudian berkembang menjadi aksi demo dan kerusuhan di beberapa daerah di Papua. 

Susi dan sejumlah ormas menuding ada perusakan bendera Merah Putih, tetapi belakangan diketahui tidak ditemukan adanya perusakan dan pembuangan bendera ke got. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. de'fara @shahiaFM29 Agustus 2019 | 20:52:05

    Kl terbukti bersalah, hukumlah dg setimpal. Agar jera dan tidak ada lg yg berani berulah yg sama.

Back to Top