Kriminalitas Jakarta

Aulia Habisi Suami dan Anak Tiri Karena Terjerat Utang Rp 10 M

publicanews - berita politik & hukumAulia Kesuma. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Aulia Kesuma (34) merancang pembunuhan suami dan anaknya karena terbelit utang hingga Rp 10 miliar. Ia berniat menguasai rumah suaminya Edi Chandra Purnama (54) alias Pupung di Lebakbulus yang ditaksir bernilai Rp 30 miliar.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, Edi menolak permintaan Aulia untuk menjual rumah warisan tersebut. Hal itu membuat tersangka merancang pembunuhan Edi dan anaknya M Adi Pradana alias Dana (23).

Semula Aulia membuka usaha rumah makan, tetapi gagal. Ia lalu berutang di Bank Danamon sebesar Rp 7 miliar dan BRI sebanyak Rp 2,5 miliar. "Kartu kredit Rp 500 juta," kata Nasriadi kepada wartawan, Rabu (28/8).

Selama ini, Aulia selalu mencicil utangnya Rp 200 juta sebulan. Penjualan rumah besar dengan tanah yang cukup luas diharapkan bisa menutupi seluruh utangnya.
Penolakan Pupung membuat Aulia menyewa pembunuh bayaran yang dikenalkan pembantunya. Semula Aulia mencampurkan obat tidur dalam jus minuman Pupung dan Dana, pada Sabtu (24/8).

Setelah Pupung terlelap, Aulia memanggil eksekutor yang menunggu di garasi datang ke kamar. Dua eksekutor mencekik dan membekap korban hingga tewas.

Sementara itu, Dana yang saat itu ditemani keponakan Aulia, Geovanni Kevin (18) berada di kamar. Ketika dana sudah tak sadarkan diri akibat pengaruh jus bercampur obat tidur dan alkohol Kevin memanggil Aulia. Dua eksekutor kemudian dipanggil untuk menghabisi Dana. Saat itu Dana masih sempat melakukan perlawanan tetapi ia tewas setelah dicekik pembunuh bayaran.

Jasad Pupung dan Dana kemudian dimasukkan dalam mobil dan dibawa dari rumahnya di Lebak Bulus 1 Kav 129 B Blok U 15 Rt 3 Rw 05, Jakarta Selatan ke SPBU Cirendeu. Untuk mengelabui orang, salah satu kamar rumah korban dibakar.

Minggu (25/8) pagi, Aulia dan Kelvin mengambil jenasah Pupung dan Dana. Mereka beriringan ke Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Di atas lereng itu, Aulia yang telah membeli satu botol bensin lalu meminta kelvin menyiramkannya ke mobil. Kedua jasad dan mobil dibakar. Nahas api juga membakar tangan dan wajah Kelvin. Saat ini Kelvin dipindahkan dari RS Pertamina ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya29 Agustus 2019 | 20:58:21

    Sadis dan mengerikan. Kok gak takut sama akibat perpuatannya, benar2x tak punya perasaan.

  2. Cewek Kepo @ceweKepo28 Agustus 2019 | 18:22:05

    gilingan teganya...

Back to Top