Kriminalitas Sukabumi

Polisi Telusuri Hubungan Aulia dan Kelvin yang Membakar Ayah-Anak

publicanews - berita politik & hukumPupung Sadili bersama istrinya Aulia Kusuma saat masih hidup. (Foto: Facebook/Pupung Sadili)
PUBLICANEWS, Bandung - Polisi merasa janggal atas hubungan Aulia Kesuma (34) dengan Geovanni Kelvin (24), pelaku pembakar Pupung, suami Aulia. Dalam keterangannya pada polisi, Aulia mengatakan Kelvin dan tiga eksekutor lainnya adalah pembunuh bayaran.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, perbedaan usia keduanya 10 tahun. Aulia lahir pada Oktober 1984, sedangkan Kelvin di bulan yang sama tahun 1994.

"Memang selisih umurnya dekat. Kemungkinan anak angkatnya. Kita dalami itu," ujar Rudy kepada wartawan di kantornya, Bandung, Selasa (27/8).

Aulia merupakan otak pembunuhan suami dan anaknya Nanda (anak tiri Aulia) di rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Jasad ayah-anak itu kemudian dibawa ke Sukabumi, lalu dibakar di sana di dalam mobil, pada Minggu (25/8). Saat diperiksa, Aulia mengaku Kelvin adalah anaknya.

Oleh Aulia, Kelvin diberi tugas membakar mobil berisi mayat korban di pinggir jalan raya di Sukabumi. Polisi akan mengorek keterangan Kelvin soal hubungannya dengan Aulia.

Saat ini Kelvin masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta akibat luka bakar saat membakar mobil berisi mayat Pupung dan Nanda.

"Sedang didalami. Sekarang masih di rumah sakit. Sedang ditunggu sama anggota," Rudy menambahkan.

Selain Kelvin, ada 3 eksekutor bayaran lainnya. Aulia berjanji memberikan Rp 500 juta kepada para eksekutor tersebut. Namun ia ternyata hanya memberi Rp 8 juta dan menyuruh mereka pulang ke Lampung. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top