Zulhas Ingatkan Soal Pin Emas DPRD DKI Tak Perlu Dibesarkan

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Pin emas DPRD tengah menjadi perbincangan hangat, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan hal ini tidak harus dibesar-besarkan. Ia menyinggung soal pihak yang sengaja mencari popularitas atas isu tersebut.

"Ngapain cari-cari popularitas dari situ. Menurut saya kalau enggak mau jangan diambil. Kelar. Enggak usah diambil, ini ngomong sepanjang tapi nanti ngambil juga. Kalau enggak mau, enggak usah diambil, selesai," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (25/8).

Menurut Zulhas, permasalahan lain yang tengah dihadapi negara yakni kerusuhan di Papua lebih penting ketimbang membahas soal Pin emas. "Aduh kita soal pin aja ribut. Ya ini negara, ini (masalah) Papua lebih gede," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui menganggarkan pengadaan Pin emas untuk anggota DPRD baru senilai Rp 1,3 miliar. Pin emas ini masuk dalam anggaran Pengadaan Pakaian Dinas dan Atributnya di Sekretariat DPRD.

Partai Solidaritas Indonesia pun tegas menolak pemberian Pin emas yang diperuntukan bagi setiap anggota DPRD DKI baru periode 2019-2024.

"Kami menolak dan kami tidak akan menggunakan pin bahan emas," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) DKI Jakarta Rian Ernest. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top