'Vina Garut' Tunjukkan Kamar Seks Ramai-ramai di Cipanas

publicanews - berita politik & hukumTersangka Vina (berkerudung hitam) menunjukkan lokasi adegan mesum di kawasan wisata Cipanas, Tarogong Kaler, Garut, Kamis (22/8) kepada penyidik. (Foto: Polres Garut/dok)
PUBLICANEWS, Garut - Tersangka video seks gangbang Vina (19) kembali ke beberapa lokasi mesum saat dia 'dikeroyok' tiga pria di tempat penginapan.

Vina menunjukkan empat lokasi kepada penyidik Satreskrim Polres Garut di kawasan wisata Cipanas, Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Kamis (22/8). Salah satunya sebuah kamar berukuran 7x7 meter persegi, persis seperti dalam video yang bikin heboh itu.

"Di kamar ini," ujar VA menunjukkan lokasi tersebut.

Selama 30 menit, biduan dangdut itu merinci kegiatan apa saja yang ia lakukan di kamar tersebut. Setelah itu, Vina bergeser ke lokasi lain saat beradegan dengan tersangka WL.

Sementara itu, polisi yang mengutak-atik ponsel tersangka A alias Rayya alias Asep menemukan beberapa video esek-esek yang tersimpan di akun Google Drive. Tujuh video saat Vina 'dikeroyok' tiga pria, sedangkan tiga video lainnya saat beradegan 'satu lawan satu'.

"Kami temukan ada 10 video porno di ponsel tersangka," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di kantornya.

Aksi mesum tersebut bermotifkan ekonomi. Rayya sengaja menjual mantan istrinya itu kepada pria lain seharga Rp 700 ribu untuk durasi tiga jam, dan Rp 400 ribu untuk satu jam.

"Berkaitan kasus kemarin, tersangka VA dijual Rp 700 ribu kepada dua lelaki sekaligus," Budi menambahkan.

Secara resmi, polisi belum melakukan rekonstruksi karena dua tersangka lainnya masih buron. Dalam prarekonstruksi kemarin, polisi ingin memastikan tempat kejadian dalam video 'Vina Garut' tersebut.

Kondisi mental Vina pasca terkuaknya kasus membuatnya down. Pengacaranya Budi Rahadian meminta polisi memberi waktu pemulihan.

"Psikologisnya sudah kena. Makanya kami minta penangguhan untuk pemulihan yang bersangkutan dulu," kata Budi di Mapolres Garut. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top