Papua

Nabire dan Yahukimo Digoyang Aksi Protes Rasisme

publicanews - berita politik & hukumMassa aksi saat menentang rasisme di Nabire, Papua. (Foto: suara papua)
PUBLICANEWS, Jakarta - Warga Kabuten Nabire dan Kabupaten Yahukimo turun ke jalan, Kamis (22/8). Mereka melakukan aksi menentang rasisme yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja mengatakan, aksi massa berlangsung tertib. "Situasi Provinsi Papua dalam keadaan aman dan kondusif," ujar Rudolf di Jayapura, Kamis (22/8) siang.

Meski aksi massa terus terjadi di beberapa wilayah, Rudolf menambahkan, tetapi polisi merasa belum perlu menambah personel di Papua. Polisi tidak akan menghalang-halangi warga yang hendak menyampaikan aspirasi. Jenderal bintang dua itu berharap situasi demo berjalan tertib tidak anarkis.

Warga di dua kabupaten Papua itu, Selasa lalu, menggelar aksi serupa. Mereka menuntut pemulangan warga non Nabire dan Yahukimo keluar wilayah mereka dan kembali ke daerah asal.

Aksi massa di Papua itu merupakan rentetan dari protes serupa yang telah terjadi sejak 18 Agustus lalu. Aksi pertama di Jayapura yang diikuti ribuan orang. Saat itu massa memblokir jalan utama menuju Bandara Sentani. Pada hari yang sama aksi berujung kerusuhan di Manokwari.

Sehari kemudian aksi serupa terjadi di Nabire, Biak, Yapen, dan Merauke. Kemarin, massa membakar pasar di Mimika. Banyak fasilitas umum dan kendaraan turut dibakar. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top