Bareskrim Bentuk Tim Selidiki Video Ustad Somad

publicanews - berita politik & hukumKaropenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bareskrim Polri membentuk tim guna menyelidiki video ceramah Ustad Abdul Somad (UAS) yang ramai karena dinilai sebagian orang sebagai menghina simbol salib.

Penyelidikan sebagai tindak lanjut dilaporkannya UAS ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri oleh sejumlah pihak.

"Tim (Bareskrim) melakukan evaluasi terhadap materi barang bukti yang diajukan pelapor," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Rabu (21/8).

Penyidik masih akan mempelajari sekaligus menganalisis isi ceramah UAS di Pekanbaru, Riau, tiga tahun lalu. Dari hasil penyelidikan tersebut, kata Dedi, Bareskrim akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi baik dari pelapor maupun terlapor.

"Sementara belum ada agenda pemeriksaan. Ini saya masih menanyakan ke sana (penyidik)," ujar Dedi.

Soal adanya laporan balik dari pihak Ustad Somad kepada pelapor, Dedi tidak mempermasalahkan jika kasusnya ada dua versi.

"Hak konstituonal itu berlaku equal, siapa saja silakan asal ada barang buktinya," ia menambahkan.

Diketahui ada beberapa pihak melaporkan UAS ke polisi. Misalnya kelompok Horas Bangso Batak (HBB), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Presidium Rakyat Menggugat (PRM), serta dosen universitas swasta di Jakarta, Manotar Tampubolon. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top