Polisi Temukan 50 Video Seks 'Gangbang' Garut, Dijual Rp 50 Ribu

publicanews - berita politik & hukumVideo hot Vina dan beberapa pria. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Garut - Polisi menemukan 50 video esek-esek biduan Vina dengan sejumlah pria di Garut, Jawa Barat. Puluhan adegan panas yang disebut video 'gangbang' itu tersimpan di handphone Rayya (30), eks suami Vina sekaligus tersangaka dalam kasus yang bikin heboh itu.

"(Namun) Kami hanya masukkan satu atau dua video, yang tren hanya dua video sesuai laporan aduan," kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna di Kantor Bupati Garut, Senin (19/8).

Budi menambahkan, polisi telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Vina, Rayya, dan pelaku Willy. Hasilnya Vina dan Willy negatif dari dugaan HIV-AIDS. Sedangkan untuk A alias Rayya belum keluar hasilnya.

"Mungkin besok atau Rabu baru keluar," ujarnya.

Polisi sudah menetapkan Vina dan Rayya sebagai tersangka, sedangkan Willy sebagai saksi. Polisi masih memburu satu pria lagi yang ikut ambil bagian beradegan seks ramai-ramai itu.

Video ranjang Vina dengan tiga pria terjadi pada 2018 lalu di dua hotel di Garut. Latar belakang seks menyimpang ini karena alasan ekonomi. Sejauh ini Rayya tidak memiliki pekerjaan tetap. Budi menyebut Rayya tega menjual Vina yang saat itu masih berstatus istri dengan tarif Rp 500 ribu.

Vina mengakui beberapa kali beradegan ranjang dengan beberapa lelaki. Perempuan 19 tahun itu pun menyadari saat berhubungan intim direkam. "Namun, V dan A tidak tahu jika video itu diperjualbelikan," Budi menjelaskan.

Budi tak memungkiri ada perilaku seks menyimpang yang dialami Rayya, yang saat ini tergolek di tempat tidur dalam kondisi sakit stroke. Vina merupakan warga Tarogong Kidul dan Rayya warga Tarogong Kaler, Garut.

Sementara itu, pemilik akun Twitter 'Vina Garut' menawarkan 44 video hot yang diperankan Vina. Namun, admin mensyaratkan biaya Rp 50 ribu dalam bentuk pulsa kepada peminat. Setelah membayar maka pemesan akan dikirimi link Google drive. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top