Plt Bupati Labuhanbatu Bantah Anaknya Masuk Paskibra Tanpa Seleksi

publicanews - berita politik & hukumKoko Ardiansyah. (Foto: capture video/media sosial)
PUBLICANEWS, Medan - Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi menanggapi tudingan anaknya menggeser anak yatim Koko Ardiansyah sebagai anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra). Kasus ini menyita perhatian setelah video Koko mengeluhkan tersisihnya sebagai paskibra menjadi viral.

Andi memastikan anaknya Doni Ramahdan mengikuti seleksi paskibra. “Doni ini ada mengikuti yang penjaringan tapi tidak semua yang diikuti,” ujarnya seperti dalam tayangan video, Jumat (16/8).

Ia pun menepis tudingan bahwa sebagai Plt bupati berusaha memaksakan anaknya masuk paskibra. Ia membantah anaknya bandel. "Anak saya termasuk orang berpretasi, hari ini dia tunjukkan sama saya dia bisa,” katanya.

Viral, Tangis Anak Yatim Gagal Jadi Paskibra Karena Digeser Anak Pejabat

Sementara itu dalam video terbarunya, Koko memberikan klarifikasi bahwa statusnya dalam paskibra hanya cadangan. Meski sudah mengukur baju seragam dan sepatu, ia terpaksa digantikan anggota Paskibra lain yang kembali ke Kabupaten Labuhanbatu setelah tidak lolos di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Meski demikian, simpati tetap mengalir pada Koko. Kamis kemarin diundang ke Jakarta oleh Menpora Imam Nahrawi. Kapolres Labuhan Batu AKBP Frido Sitomorang memberikan beasiswa setahun kepada Koko. Ia pun diminta menjadi pengerek bendera upacara 17 Agustus di Mapolres Labuhan Baru, Sabtu besok. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top