Panitera MA Gadungan Tipu Korban yang Punya Masalah Hukum

publicanews - berita politik & hukumGelar kasus penangkapan modus penipuan panitera MA gadungan di Polda Metro Jaya. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polda Metro mengamankan panitera Mahkamah Agung (MA) gadungan Indra Gunawan di Perumahan Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat. Tersangka menjanjikan membantu pengurusan gugatan korban yang berperkara di MA dengan tarif yang tinggi.

"Modusnya, tersangka mengakses website untuk mengetahui perkara-perkara calon korbannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam gelar kasus, Kamis (15/8).

Korban dibuat percaya sehingga diminta transfer uang Rp 50 juta dengan jaminan urusan perkara di MA beres. Setelah uang ditransfer ke rekening yang dituju, Indra menghilang.

Dalam menjalankan aksinya Indra dibantu tersangka lain yang juga mengaku pegawai MA. Mereka adalah F, S, HH, SD, M, MB, dan AP. Jaringan ini memiliki tugas masing-masing, ada yang menelepon, ada yang melakukan eksekusi.

Jaringan ini, kata Argo, beroperasi sejak 2017. Korban adalah warga Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, dan Pekanbaru. Tersangka memasang tarif Rp 20 juta - Rp 100 juta.

Selama dua tahun itu, para tersangka meraup Rp 1 miliar, lalu dibagi untuk kapten sebesar 60 persen, penarik dana 20 persen, dan anggota lainnya 20 persen.

"Uang tersebut mereka gunakan untuk dugem, foya-foya tiap malem," Argo menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top