Labuhanbatu

Viral, Tangis Anak Yatim Gagal Jadi Paskibra Karena Digeser Anak Pejabat

publicanews - berita politik & hukumSiswa SMA yang mengaku gagal jadi anggota Paskibraka karena konon digeser anak pejabat. (Foto: Twitter/@Siti_Tarna)
PUBLICANEWS, Medan - Sebuah video pendek tentang kesedihan calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) seketika viral dan menyita perhatian. Siswa SMA yang gagal mewujudkan angannya itu mengatakan telah mengikuti serangkain tes dan berhasil lolos, tetapi mendadak namanya hilang.

"... Di tahap terakhir, habis pengumuman saya ke sekolah, nama saya ada di nomor urut kesembilan. Sudah ikut pengukuran baju, sudah ikut pengukuran sepatu. Terakhir karantina nama saya tidak ada," kata sang siswa yang didampingi ibunya lewat akun Twitter @Siti_Tama, seperti tampak pada Kamis (15/8).

Calon anggota Paskibraka itu sambil menangis menyampaikan sudah mengetahui pengantinya. "Kemarin saya belum tahu siapa yang gantikan saya, tetapi saya sekarang sudah tahu," ia manambahkan.

Ia mengaku sangat kecewa dan terpukul, angannya masuk TNI dengan melampirkan piagam sebagai anggota Paskibraka Labuhan Batu, Sumatera Utara, sirna.

Video berdurasi 30 detik mendapat tanggapan banyak pihak. Salah satunya koordinator aktivis Sumatera Utara Zainuddin Daulay. Ia kemudian mempesalahkan PLT Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe.

"Akan saya kumpulkan aktivis Sumut... dengan tegas dan lantang kami kecewa terhadap Plt Bupati Labuhanbatu yang tidak punya hati nurani," ujar Andi, kamis siang. Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak berwenang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top