Aturan Ganjil Genap

Keberatan Ditilang, Pengacara Gugat Kapolda Metro Rp 3 Miliar

publicanews - berita politik & hukumKapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo. (Foto: Humas PMJ)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemilik mobil Nissan Tera, Denny Andrian Kusdayat, menggugat Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo senilai Rp 3 miliar karena didenda tilang elektronik (e-tilang).

Denny membantah telah melanggar aturan lalu lintas di kawasan ganjil genap, jakarta, pada 17 Juli 2019. Saat itu mobil dipakai saudaranya, Mahfudi.

"Polisi mengirim surat tilang elektronik ke alamat saya yang tertera di STNK. Meskipun bukan saya yang bawa (mobil), lalu ditilang?" kata Denny kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/8).

Pria berprofesi pengacara itu keberatan dengan surat termohon yang menuduhnya melanggar lalu lintas di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan. Menurutnya, pembayar denda pelanggaran adalan pengendara mobil dalam peristiwa tersebut.

Denny menegaskan, ia menempuh praperadilan karena ingin mengoreksi aturan e-tilang. "Saya tuh lebih kepada memperbaiki. Mereka (polisi) enggak bisa main seenaknya," Denny menjelaskan.

Meski demikian, ia tidak masalah bila hakim menolak permohonan gugatan praperadilannya nanti.

Diketahui dalam petitum permohonan, salah satu poinnya adalah meminta Gatot membayar ganti rugi secara imateriil kepada pemohon.

"Memerintahkan kepada termohon untuk membayar ganti rugi secara imateriil kepada pemohon sebesar Rp 3 miliar," begitu bunyi permohonan gugatan praperadilan yang dilayangkan Denny ke hakim PN Jaksel. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top