Kriminalitas Madiun

Polisi Tangkap Istri Pengusaha Batik yang Terbunuh di Ruko

publicanews - berita politik & hukumPetugas Polres Madiun menggelar olah TKP terbunuhnya pengusaha batik Darwin Susanto di Jalan Panglima Sudirman, Mejayan, Madiun, Minggu (11/8). (Foto: terasjatim.com)
PUBLICANEWS, Madiun - Polisi menangkap MH, istri pengusaha batik Darwin Susanto (35) yang tewas di dalam rukonya di Madiun, Jawa Timur, Minggu (11/8). Petugas sempat kewalahan saat menangkap MH yang mengamuk di Jalan Rungkut, Surabaya, Selasa (13/8) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro menduga, kondisi psikis MH terganggu, ia memberi pernyataan yang tidak jelas saat diinterogasi.

"Perilaku MH ini agak aneh makanya kami lebih hati-hati. Terutama soal insiden yang menimpa suamimya," kata Logos kepada wartawan di kantornya, Rabu (14/8).

Polisi berencana memeriksakan kondisi kejiwaan MH. Dari informasi yang didapat, MH memiliki rekam jejak pernah diperiksa dokter kejiwaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeroto, Ngawi.

"Kalau sudah keluar hasilnya kami akan menentukan langkah selanjutnya," ujar Logos.

Di rumahnya, MH kedapatan sering mengamuk, bahkan pernah berupaya menyakiti suaminya. "Dua kali mau menganiaya suaminya," Logos menambahkan.

Malam di mana Darwin tewas, MH dan anaknya sempat menghilang. "Saat itu ia berencana kabur ke luar kota lagi (Surakarta)," kata Logos.

Status MH masih sebagai saksi. Penyidik masih kesulitan mengintrogasinya, oleh karena itu polisi kini mencoba mendalami bukti-bukti lain soal dugaan ia pembunuh suaminya Darwin.

"Tambahan hanya baju-baju milik MH saat kabur. Kami periksa apakah ada percikan darah atau enggak," ujar Logos.

Darwin yang juga driver ojek daring ditemukan tewas di dalam kiosnya di Jalan Panglima Sudirman, Pandean, Mejayan, Madiun. Pada dinding kios dan kasur tersdapat percikan darah. Wajahnya penuh luka diduga akibat pukulan benda tumpul. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top