Kriminalitas Jakarta

Polisi Bongkar Penipuan CPNS yang Beroperasi 9 Tahun

publicanews - berita politik & hukumPolda Metro Jaya menggelar kasus penangkapan modus penipuan perekrutan CPNS, Selasa (13/8). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi membongkar modus tipu-tipu perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil 2010-2018 Kategori II alias honorer yang dilakukan H alias HB (57). Tersangka melakukannya sejak Juni 2010, atau selama 9 tahun.

Salah satu korban, GM, kemudian melaporkan tersangka ke polisi. "Korban mengenal tersangka sebagai PNS di Kementerian Pendidikan yang punya akses mengurus CPNS Honorer K2," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam gelar kasus, Selasa (13/8).

Awalnya GM berniat memasukan anaknya EB sebagai PNS. Suatu hari GM mengajak EB bertemu HB di Gedung Dirjen Pendidikan untuk tanda tangan dalam data base sebagai pegawai Honorer dengan Nomor 290.
 
GM dan EB bertemu kedua kalinya di Balai Kota DKI Jakarta guna memperlihatkan SK CPNS atas nama EB sebagai Pegawai di Kantor Walikota Jakarta Timur.

Namun SK tersebut, menurut Argo, belum diberikan oleh HB karena belum distempel. HB dikenal mampu membawa orang menjadi honorer.

"Banyak orang atau peserta yang ikut mendaftarkan menjadi CPNS K2 mengikuti jejak korban EB," ia menambahkan

Sampai sekarang sudah ada 99 orang yang ikut mendaftarkan diri melalui HB untuk jadi CPNS. HB pun meraup untung Rp 5,7 miliar.

"Tapi uang yang diterima itu sama sekali tidak digunakan untuk mengurus 99 orang peserta CPNS melainkan untuk dugem," kata Argo.

HB memilikin tanda pengenal dari Kemendiknas, BKN, Kemenpan RB dan Kemendikbud, yang semuanya palsu.

Polisi menangkap HB di kontrakannya di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/7) lalu. Ratusan dokumen sejak 2010 disita petugas.

HB dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan/atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top