Kriminalitas Papua

Polisi Buru Warga yang Panggil Briptu Heidar Saat Naik Motor

publicanews - berita politik & hukumPelepasan jenazah Briptu Hedar di Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (13/8). (Foto: Humas Polda Papua)
PUBLICANEWS, Puncak Jaya - Polisi memburu warga yang memanggil Briptu Heidar sesaat sebelum disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Senin (12/8). Bripka Alfonso dimintai keterangan mengenai identitas orang tersebut saat keduanya yang berboncengan membawa logistik.

"Identitasnya sudah diketahui, tapi saat tim mendatangi TKP sudah tidak ada," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal kepada wartawan di Jayapura, Selasa (13/8).

Kamal menjelaskan, tim gabungan TNI-Polri menelusuri jejak forensik digital dari ponsel Briptu Heidar. Polisi menduga Heidar mendatangi lokasi penyanderaan atas permintaan orang tersebut. Korban melakukan komunikasi dengan masyarakat yang ada di Puncak Jaya.

"Kita tunggu hasil forensik dari HP korban. Nanti akan terjawab petunjuk-petunjuk dan apa yang terjadi," Kamal menjelaskan.

Briptu Heidar sudah setahun bertugas di Kabupaten Puncak Jaya dan cukup mengenal warga setempat. Ia mendapat kenaikan pangkat luar biasa menyusul aksi pembebasan sandera warga Papua dan non-Papua oleh KKB di Tembagapura pada 11 November 2017.

Jenazah Heidar diberangkatkan dari Bandara Moses Kilangin Timika ke Makasar enggunakan pesawat Sriwijaya SJ 589 pukul 14.00 WIT. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top